Tampilkan postingan dengan label Jenis Kain Gamis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Kain Gamis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2015

Jenis-Jenis Kain Gamis dan Tips Cara Perawatannya.


Gamis merupakan pakaian muslim yang awalnya berasal dari Timur Tengah (daratan Arab). Jenis busana ini didesain panjang, longgar, dan menutup bagian tubuh dari pundah, lengan, sampai dengan mata kaki.

Untuk mempercantik gamis ini biasanya digunakan hiasan berupa bordir, renda, manik-manik, Busana Muslim ini juga banyak memiliki pilihan model, warna, corak, motif, dan bahan. Oleh karena itu akhir-akhir ini muncul istilah gamis cantik, gamis modern, gamis kaftan, gamis etnik, gamis corak india, gamis batik, dan lain sebagainya.

Bahan yang digunakan untuk membuat gamis juga beragam, hal ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.

Berikut adalah beberapa jenis kain yang sering digunakan untuk membuat gamis :

1. GAMIS JERSEY
Kain jersey adalah merupakan kain cotton stretch, halus dan lebih tebal dari spandek rayon dan tidak berbulu. Kain ini sifatnya hangat, elastis, dan fleksibel dan sangat isolatif, karena itu jenis kain ini juga populer untuk digunakan langsung sebagai kain yang melekat pada tubuh. Jersey juga cenderung lembut dan dingin (adem) sehingga sangat nyaman di gunakan terutama untuk daerah tropis dan memberi kesan jatuh saat dipakai. 

Pada penggunaanya sebagai gamis, sebaiknya pilihlah satu angka lebih besar. Hal ini untuk menghindari kesan melekat dan membentuk tubuh si pemakai. 

Tips merawat gamis jersey : Jangan pernah mencuci dengan putaran tinggi untuk jenis kain ini, karena dapat merusak dan mempengaruhi kualitas bahan. gunakan deterjen khusus untuk mesin cuci dan simpanlah gamis jersey di tempat yang kering/tidak lembab.
Berikut adalah contoh penggunaan kain jersey pada gamis.

2. GAMIS SIFON
Kain sifon merupakan jenis kain yang sangat ringan, yang bisa terbuat dari katun, sutra, ataupun benang sintetis. Pada awalnya sifon dibuat secara eksklusif menggunakan serat sutra, namun sejak tahun 50an sifon sudah semakin banyak digunakan karena sifatnya yang lebih kuat dari sutra murni.

Secara umum, ada 3 jenis sifon, yaitu :
Silk sifon : Jenis ini paling sering digunakan sebagai gaun pesta, gaun pengantin, scarf, atau kerudung. 

Poly sifon : Jenis ini terbuat dari serar poliester atau rayon dan sifat bahannya lebih kuat daripada sifon sutra. Permukaan kain ini lebih licin dan memiliki kilau yang lebih terang. 

Blend sifon yang merupakan hasil tenunan serat campuran poliester dan sutra, karena paduan inilah yang membuat kain ini lebih kuat dan elastis. Beberapa contoh sifon campuran adalah hycon, ceruty, dan crepe.

Tips merawat gamis sifon : gunakan air yang dingin, pisahkan dengan bahan lain karena sifon mudah terkena lunturan warna. Gunakan detergen yang lembut dan setrikalah dalam panas sedang.


3. GAMIS KATUN JEPANG
Pada dasarnya kain katun merupakan jenis kain woven atau tenun, yaitu kain yang merupakan hasil penyilangan 2 benang yang disatukan dengan cara dianyam/tenun. Ciri kain tenun adalah tidak dapat ditarik atau tidak elastis. Saat ini di pasaran banyak sekali terdapat jenis kain katun, mulai katun biasa, katun silk, katun jepang, katun paris, katun foil, dan lain sebagainya.

Kali ini kita akan membahas jenis Gamis Katun Jepang, karena jenis katun ini sedang booming. Katun Jepang menjadi pilihan yang baik karena memiliki serat yang halus, lembut, dan terbuat dari 100% katun kualitas premium. Jenis kain ini nyaman digunakan, halus, tidak berbulu, tidak mudah luntur dan warnanya tidak mudah pudah, serta memiliki
daya serapnya tinggi.

Tips merawat gamis katun jepang : mencuci dengan mesin cuci dengan putaran sedang adalah cara terbaik untuk merawat katun jepang agar seratnya tidak kusut. Keringkan dengan cara menjemur pada gantungan, bukan melipatnya menjadi 2 bagian pada tali jemuran. Sebaiknya tidak dikenakan pada matahari langsung agar warnanya tetap terjaga.


Baiklah sahabat shalihah, sampai disini dulu ya pembahasan kita mengenai jenis-jenis kain gamis dan tips cara perawatannya.

Nantikan lagi tips-tips lainnya... 
Follow kami dan jadikan kami teman google plus anda di 

===========
Dirangkum dari fitinline.com
Oleh : Atik Nurbayati / Owner RumahZarra.com




Jumat, 20 Februari 2015

Istilah-Istilah Penting dalam Dunia Fashion Muslimah


Pernah salah beli Gamis Online?? Barangnya gak seperti yang dibayangkan??
Bisa jadi hal ini karena salah persepsi Anda terhadap istilah-istilah yang digunakan oleh para pedagang online dalam memberikan deskripsi tentang Gamis/Busana Muslim yang dijualnya. Yuuk langsung saja kita bahas beberapa istilah penting dalam dunia fashion muslimah berikut ini:


1. All SIZE
Yang pertama menjadi penjelasan jika kita membeli gamis secara online adalah ukuran. Para pedagang online biasanya menyebutkan ukuran All Size. Artinya gamis hanya dibuat menggunakan satu ukuran standar dan diproduksi secara massal oleh produsen.

Ukuran standar biasanya dibuat berdasarkan regional tertentu, misalnya wilayah Asia biasanya produsen membuatnya dalam ukuran L atau XL dengan panjang gamis sekitar 135-140 cm. Dalam hal ini sebaiknya Anda tanyakan lagi berapa lingkar dada dan panjang gamisnya. Hal ini untuk memudahkan Anda menyesuaikan dengan ukuran tubuh Anda atau rencana melakukan perubahan terhadap gamis yang Anda beli (permak).


2. CUSTOM SIZE
istilah ini juga disebut "houte couture" dalam bahasa perancis atau ada yang menyebutkan custom made. Artinya gamis yang Anda beli akan dibuat khusus berdasarkan permintaan ukuran yang Anda inginkan..

Meskipun Online, Anda bisa menyebutkan berapa lingkar dada dan panjang gamisnya. Butik Online yang baik akan memberi panduan kepada Anda cara untuk mengukur lingkar dada dan panjang gamis yang tepat, bahkan ada trik-trik khusus memberikan ukuran gamis tanpa menggunakan meteran jahit.




3. JENIS BAHAN
Sekarang ini banyak sekali bahan yang bisa digunakan dalam membuat gamis. Mintalah keterangan selengkap mungkin jenis bahan gamis tersebut, mintalah diberikan contoh, jika perlu Anda bisa googling dulu untuk mengetahui mengenai bahan-bahan kain gamis.

Beda bahan terkadang membuat perbedaan pada penentuan ukuran gamis. Misal Gamis Jersey sifatnya yang melar, memungkinkan Anda bisa memilih ukuran yang tidak perlu terlalu besar. karena justru membuatnya menggantung ketika digunakan. Tetapi untuk jenis bahan katun, baiknya Anda menambahkan beberapa centimeter agar lebih longgar digunakan, tidak pas menempel dan membentuk tubuh Anda.

Bahan tertentu sebenarnya tidak cocok digunakan sebagai bahan gamis, karena sifatnya yang terlalu menempel di badan atau terlalu tipis, Selain itu bahan tertentu juga bersifat panas dan tidak menyerap keringat, bagi Anda yang banyak aktifitas di luar tentunya ini perlu Anda pertimbangkan. Namun jika Anda sedang mencari Gamis Pesta/Gaun Gamis tentunya pilihan kesan juga perlu.

Dibawah ini adalah contoh gamis dengan bahan katun rayon, sangat cocok untuk cuaca panas dan aktifitas sehari-hari.


4. BUSUI FRIENDLY
Nah.. untuk yang satu ini pasti Anda tahu kaaan?? Apalagi bagi Anda yang sedang menyusui ini adalah hal utama yang wajib ditanyakan. Pastikan Apakah Busana muslim tersebut menggunakan restleting atau kancing pada bagian depan yang merupakan akses untuk menyusui. 

5. BENTUK UJUNG LENGAN
Jika tidak disebutkan pada keterangan produk gamis tersebut, hal ini bisa Anda tanyakan. Karena banyak pedagang online yang tidak menyampaikan. Padahal ini penting sekali, apakah ujung lengan dibuat menggunakan karet,berkancing, atau hanya lipatan kain saja. Ujung lengan berhubungan dengan kemudahan Anda berwudhu saat menggunakan gamis tersebut. Jangan sampai ketika bepergian dan tiba waktunya Sholat malah Anda kesulitan untuk menarik atau membuka lengan untuk berwudhu.





Okay sahabat shalihah semua, demikian sedikit informasi tentang istilah-istilah dalam dunia fashion muslimah. Tentunya maaaasiiiih banyak istilah lain, tunggu di artikel kami selanjutnya yaa... Wassalam

Sumber : Disadur dari berbagai sumber

Penulis : 
Atik Nurbayati
WA 081347788001